Apakah alien itu ada ?

Apakah alien itu ada ?



“Bayangkan ini...

Alam semesta yang kita tinggali punya diameter sekitar 93 miliar tahun cahaya.

Dimana 1 tahun cahaya saja, itu = 9,5 triliun kilometer.

Artinya apa? Kita bicara tentang angka yang sulit kita dibayangkan.”


“Di alam semesta, ada sekitar 2 triliun galaksi.

Setiap galaksi punya ratusan miliar bintang.

Dan setiap bintang... bisa punya planet-planet yang mengitari buntang, seperti Matahari dengan planet-planet di tata surya yang kita ketahui selama ini.”


🌍

“ di galaksi kita saja, yaitu Bima Sakti—diperkirakan ada lebih dari 100 miliar planet.

Sementara di alam semesta, ada 2 miliar galaxy. Sehingga, sangat sulit kita bayangkan betapa banyak planet di alam semesta ini.”


---

🛸 

“Dengan luas yang tak terbayangkan dan milyaran planet…

Apakah mungkin hanya Bumi saja yang memiliki kehidupan?”

“Inilah pertanyaan yang memicu rasa penasaran ilmuwan, astronom, bahkan manusia sejak zaman kuno:

Apakah alien itu ada?”



---

🎬 [PENJELASAN INTI – FAKTA ILMIAH]

🔭 “Sampai sekarang, belum ada bukti pasti tentang keberadaan makhluk luar angkasa.

Tapi kita sudah menemukan ribuan planet yang beberapa di antaranya berada di zona layak huni seperti bumi kita”


🌊 “Zona layak huni artinya, planet itu punya kemungkinan ada air cair dan suhu yang mirip Bumi—dua hal penting bagi kehidupan.”


💡 “Dan jangan lupa, kehidupan bukan cuma berarti alien berkepala besar dan mata hitam seperti yang kita ketahui.

Bisa saja bentuknya mikroorganisme seperti bakteri, atau makhluk cerdas yang sangat berbeda dari imajinasi manusia.”


---

🎬 [PENUTUP – PARADOKS FERMI & REFLEKSI]

“Lalu… jika kemungkinan kehidupan di luar sana begitu besar,

kenapa kita belum menemukan mereka?”

Itulah yang disebut Paradox Fermi.


Mungkin mereka terlalu jauh.

Mungkin juga, mereka tidak pakai teknologi seperti kita.

Atau mungkin… kita belum cukup pintar untuk menemukannya.


Atau justru… merekalah yang sedang mengamati kita.


---

“Alien mungkin belum terlihat.

Tapi di alam semesta yang luasnya tak terhingga ini…

Ketidakhadiran bukti, bukanlah bukti bahwa mereka tidak ada.”


💬

“Gimana menurut kamu? Kita sendirian… atau kita belum cukup canggih untuk menyapa mereka?

Tulis pendapatmu di kolom komentar ya.”

Terimakasih..




Apakah matahari adalah bintang ?

Apakah matahari adalah bintang ?


Seperti yang kita ketahui sejak kecil, bintang merupakan benda langit yang biasa kita lihat dilangit saat langit kita gelap atau saat malam hari ya. Sementara disiang hari, mereka akan menghilang karena terangnya sinar sang surya kita yaitu matahari.

Bila kita mencari pengertian terkait bintang, mungkin kita akan menemukan jika bintang merupakan benda langit yang dapat memancarkan sinarnya sendiri. Nah, berkaitan dengan hal tersebut, apakah matahari bisa kita sebut sebagai bintang ? Dan bagaimana dengan bulan ? Bulan juga bisa menghasilkan cahaya walau tidak seterang matahari disiang hari.

Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini yang akan membahas apa itu bintang, dan apa benar matahari dan bulan bisa kita kategorikan sebagai bintang.

Masyarakat secara luas tentu berpikir jika bintang itu adanya saat malam hari. Dia ada di langit gelap dengan setitik cahaya dan seakan berkedip-kedip. Sementara, matahari ada pada saat siang hari dan menerangi langit kita. Sehingga, bintang tidak terlihat karena kalah terang.

Nah, jika kita lihat dari anggapan masyarakat luas selama ini, tentu masyarakat tidak akan setuju jika matahari disebut bintang. Karena, dia disebut matahari dan bukan bintang. Begitu pula dengan bulan. Dia bulan dan bukan bintang ya.

Namun secara ilmiah, matahari sebenarnya termasuk kedalam bintang. Hal tersebut mengacu pada pengertian bintang yang merupakan benda langit dan menghasilkan cahaya sendiri. Dan matahari mampu memenuhinya.

Namun, karena letak matahari yang cukup dekat, maka dia tampak sangat terang dibandingkan dengan bintang-bintang lain yang jaraknya sangat sangat jauh. Hingga cahaya nya tidak seterang matahari dan hanya terlihat saat malam hari sebagai setitik cahaya saja.

Sedangkan bulan, ia tidak bisa dianggap sebagai bintang. Karena sebenarnya, bulan dapat bercahaya karena memantulkan cahaya dari matahari. Ya, sinar tersebut adalah sinar matahari yang menyinari bulan seperti yang terjadi pada bumi kita saat siang hari.

Baik, semoga penjelasan kami diatas dapat kalian pahami dengan baik ya. Semoga bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan kita. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga temen-temen. Terimakasih :)
Mengenal lebih dekat tentang bintang.

Mengenal lebih dekat tentang bintang.


Sejak kecil, tentu kita sudah tau apa itu bintang. Ya, ia berkedip-kedip di langit gelap saat malam hari telah tiba. Tidak hanya satu, karena bintang memiliki jumlah yang sangat banyak. Bahkan, bintang digambarkan seakan bertaburan dilangit malam dan menghiasi langit gelap kita.

Namun, sebenarnya seperti apa bentuk asli dan seperti apa penampakan bintang bila kita lihat lebih dekat ? Bagaimana mereka bisa bersinar dan seakan berkedip-kedip ? Nah, jika sudah penasaran, yuk kita simak bahasan tim info-MNarik kali ini.

Bila kita melihat dari segi pengertian bintang, bintang merupakan benda langit yang dapat menghasilkan cahaya nya sendiri. Walaupun, sebenarnya ada yang dianggap seabagi bintang semu. Yaitu benda langit yang bersinar namun cahaya merupakan pantulan dari cahaya bintang terdekatnya.

Selain itu, bintang sebenarnya tidak berkedip seperti yang kita lihat dari bumi. Hal tersebut bisa terjadi karena bumi memiliki atmosfer dengan beberapa lapisan udara dan suhu yang berbeda. Sehingga cahaya dari bintang bergerak-gerak dan terjadi turbulensi hingga memberikan efek berkedik saat kita lihat dari bumi.

Bintang sembenarnya tidak berbentuk seprti apa yang kita gambarkan selama ini. Karena umumnya, bintang memiliki bentuk bulat seperti matahari. namun karena adanya  turbulensi cahaya saat memasuki atmosfer bumi, maka bentuknya digambarkan dengan 5 sisi lancip seperti yang kita ketahui.

Seperti yang sudah kami katakan, matahari juga merupakan bintang. Namun, karena jaraknya yang cukup dekat bila dibandingkan dengan bintang lain, matahari memancarkan sinar yang sangat terang dan menerangi bumi kita seperti saat siang hari.

Bintang yang lainnya pun sebenarnya juga memiliki cahaya yang sangat terang seperti matahari. Bahkan mungkin lebih. Namun, karena jaraknya yang sangat sangat jauh sekali, maka bintang hanya tampak seperti satu titik cahaya kecil dilangit malam kita. Dan jumlahnya pun sangat banyak. Sehingga, tampak bertaburan dilangit malam kita.

Nah, itu dia beberapa fakta yang mungkun belum anda ketahui tentang bintang. Semoga bisa menambah ilmu dan pengetahuan bagi kita semua. Jangan lupa baca bahasab menarik kami yang lain. Share juga ya. Terimakasih :)
Ternyata matahari adalah bintang.

Ternyata matahari adalah bintang.


Sebelum kita sekolah, mungkin kita sudah tau apa itu matahari. Kita juga tau apa itu bintang. Ya, keduanya tampil secara silih berganti dilangit kita. Bintang ada pada saat langit gelap dimalam hari. Sementara matahari bersinar dan mengalahkan cahaya bintang saat siang hari.

Kedua benda tersebut merupakan benda-benda langit yang bisa kita lihat dengan mata telanjang dari bumi kita. Namun, pernahkah kita tau jika matahari sebenarnya adalah bintang ? Ya, matahari sebenarnya adalah bintang. Bagaimana bisa ? Yuk mari, tim info-MNarik akan jelaskan alasannya dibawah ini.

Bila kita melihat bintang dari segi pengertiannya, matahari bisa kita sebut sebagai bintang. Karena, bintang merupakan sebuah benda langit yang dapat menghasilkan cahayanya sendiri. Karena matahari menghasilkan cahayanya sendiri, maka tentu matahari termasuk bintang.

Namun, karena jaraknya yang sangat dekat bila dibandingkan dengan bintang lain, maka cahayanya sangat terang hingga menerangi bumi kita seperti yang kita rasakan disiang hari. Sementara saat malam, kita berada dibagian bumi yang membelakangi cahaya matahari.

Bintang-bintang yang kita lihat dimalam hari sebenarnya memiliki ukuran yang sama atau bahkan jauh lebih besar dari matahari. Namun, kqrena jaraknya yang sangat sangat sangat jauh dari bumi kita, maka kita hanya melihatnya sebagai satu titik kecil dilangit malam.

Walaupun, tidak semua yang titik bercahaya dilangit malam adalah bintang. Karena sebenarnya ada bintang semu yang hanya memantulkan cahaya hingga terlihay seperti bintang dilangit gelap. Benda tersebut bisa saja planet lain yang memantulkan cahaya dari bintang lain.

Nah gimana ? Sudah jelas ya alasan dan sebab matahari bisa kita sebut sebagai bintang ? Ya, karena matahari bisa menghasilkan dan memancarkan cahayanya sendiri. Bahkan, matahari bisa menyinari bumi kita dan planet tata surya kita yang lain.

Baik, sampai disini dulu bahasan kami kali ini. Semoga bermanfaat dan jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga ya. Terimakasih :)
Apa yang terjadi jika kita pergi ke ruangkasa tanpa pakaian khusus ?

Apa yang terjadi jika kita pergi ke ruangkasa tanpa pakaian khusus ?


Apakah kalian tau astronot ? Ya, orang dengan pakaian khusus yang biasanya berwarna putih seperti robot dengan helm lengkap. Pakaian tersebut sekan menjadi pakaian ikonik bagi para astronot. Hal tersebut memang wajar. Karena, pakaian tersebut memang wajib dipakai saat astronot bertugas di ruang angkasa sana.

Namun pernahkah kita berpikir atau penasaran tentang baju tersebut ? Maksudnya, apa fungsi dari baju astronot tersebut ? Bagaimana dan apa yang terjadi jika astronot tidak menggunakan baju tersebut saat bertugas di ruang angakasa sana ? Nah, jika penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Perlu kalian ketahui sebelumnya, jika baju astronot bukanlah sekedar baju biasa. Karena, baju tersebut merupakan baju khusus yang sekaligus menjadi pelindung bagi tubuh dan keselematan para astronot saat bertugas di ruang angkasa sana.

Ruang angkasa merupakan ruang atau tempat yang sangat tidak ramah bagi tubuh manusia. Karena, selain tidak ada oksigen untuk kita bernafas, di ruang angkasa memiliki suhu yang sangat ekstrim. Bisa sangat dingin dan juga sangat panas.

Ya, pada bagian yang tidak terkena sinar matahari, suhu bisa jatuh drastis hingga menyentuh angka -121 derajat celcius. Sedangkan pada bagian yang terkena sinar matahari, suhunya bisa mencapai 121 derajat celcius.

Jadi, jika kita berada di ruang angkasa dengan tanpa pakaian khusus, tentu kita tidak akan bisa bernafas. Karena disana hampa udara. Yang artinya tidak ada udara apalagi oksigen. Bahkan, udara yang tersimpan di paru-paru kita akan segera keluar hingga paru-paru kita menjadi pipih seperti balon yang belum ditiup.

Selanjutnya, jika kita terkena sinar matahari, maka darah kita tentu akan mendidih. Sebaliknya, jika tidak terkena sinar matahari, mungkin kita akan menjadi beku. Begitu pula dengan darah kita. Jika sudah begitu, maka tentu kita tidak akan bertahan hidup hingga beberapa detik saja.

Selain itu, ada banyak bahaya-bahaya lain di ruang angkasa sana. Seperti berbagai macam radiasi yang akan merusak organ tubuh kita.

Nah, oleh karena itu, astronot wajib menggunakan pakaian khusus yang beratnya bisa mencapai 21 KG dan harga mencapai 12 juta dollar amerika serikat. Baju yang memiliki nama Extravehicular Mobility Unit atau EMU ini, dibuat khusus dengan berbagai macam lapisan.

Baik, sampai disini dulu bahasan kami kali ini. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga ya. Terimakasih :)
Apakah benar bulan lebih besar dari bintang ?

Apakah benar bulan lebih besar dari bintang ?


Sejak kecil, kita tentu tau ya temen-temen saat kita menggambar langit malam, maka yang lebih besar adalsh bulan dibandingkan dengan bintang. Dimana bulan digambarkan bulat, namun bisa juga sabit, separuh atau yang lainnya.

Namun saat kita dewasa seperti sekarang ini, pernahkah kita berpikir ulang atau penasaran dengan ukuran sebenarnya pada kedua benda langit tersebut ? Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Sebelum kita bercerita lebih jauh, yuk kita berkenalan dengan kedua benda langit tersebut. Agar lebih jelas, maka akan kami jelaskan dalam dua bagian berbeda di bawah ini ya.

Seberapa besar Bulan sebenarnya ?

Bulan sebenarnya merupakan sebuah satelit alami planet bumi. Oleh sebabnya, bulan akan selalu mengelilingi bumi dan mengikuti pergerakan bumi ketika mengelilingi matahari. Seperti yang kita ketahui, bulan tampak lebih besar dari bintang bila kita lihat dari atas bumi kita. Bahkan, mungkin tidak ukurannya tampak tidak terlalu jauh perbedaannya bila dibandingkan dengan matahari kita.

Lalu seperti apa kira-kira besar dari bulan tersebut ? Jadi ternyata, bulan memiliki diameter 3.474 KM dengan jarak keliling khatulistiwa se panjang 10.921 km. Dengan fakta tersebut, tentu bulan akan tampak lebih kecil bila dibandingkan dengan bumi yang memiliki diameter 12.742 km dengan jarak keliling mencapai 40.075,017 km.

Seberapa besar ukuran bintang sebenarnya ?

Perlu kita ketahui sebelumnya, bintang sebenarnya merupakan benda langit yang menghasilkan cahayanya sendiri. Dengan pengertian seperti itu maka matahari sebenarnya adalah bintang. Karena, matahari merupakan salah satu benda langit yang menghasilkan cahayanya sendiri.

Jika seperti itu, yuk kita cari tau besar matahari kita itu. Jadi, matahari ternyata memiliki diameter 1,3927 juta KM dengan total keliling mencapai 4,379 juta KM.  nah, dengan fakta tersebut tentu kita setuju jika bintang jauh-jauh lebih besar dari pada bulan.

Namun karena perbedaan jarak yang sangat besar, membuat kedua benda langit tersebut tampak tidak berbeda kauh ukurannya. Bulan hanya berjarak 384.400 KM saja dengan bumi. Sementara matahari berjarak 144 juta KM. Nah, itu dia yang membuat bulan tampak lebih besar.

Sekarang kita coba cari tau ukuran bintang terdekat dengan bumi. Yaitu proxima centauri yang memiliki 214.550 km. Namun karena jaraknya yang mencapai 4 tahun cahaya, maka ia hanya tampil seperti titik kecil yang kita sebut bintang dimalam hari.

Sekedar informasi agar kita bisa membayangkan seberapa jauh 4 tahun cahaya itu, kalian bisa menjumlahkannya sendiri jika diketahui jarak 1 jam cahaya saja mencapai 1 milyar KM. Nah, itu bintang terdekat. Bintang-bintang yang bertabur dilangit malam juga memiliki ukuran jauh lebih besar dari pada bulan. Namun karena jarak yang mencapai tahunan cahaya, maka ia akan tampak seperti setitik bintang dilangit dan lebih kecil dari bulan.

Nah, jadi sepakat ya kalau bintang jauh lebih besar dari bulan ? Ya sip. Baik, terimakasih sudah membaca bahasan kami kali ini. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain ya. Share juga. Terimakasih :)
Planet bercincin bukan hanya saturnus.

Planet bercincin bukan hanya saturnus.


Kita semua tentu tau ya tentang sistem tata surya kita. Ya, suatu sistem yang terdiri dari bintang kita yaitu matahari dan mengikat banyak objek karena gravitasi matahari itu sendiri. Objek-objek tersebut meliputi planet, asteroid, dan objek-obejek lain yang mengelilinginya.

Namun, bila kita berbicara soal planet, tentu kita kenal dengan planet indah bercincin yang sudah terkenal sejak lama. Ya, dia adalah planet saturnus. Planet dengan urutan ke 6 dengan jarak terdekat dengan matahari. Namun taukah kalian jika tidak hanya planet saturnus yang memiliki cincin ? Nah, jika kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Nah, karena planet yang memiliki cincin lebih dari satu, maka kami akan menjelaskannya dalam beberapa bagian di bawah ini.

Tiga buah cincin di Jupiter.


Walau tidak sementereng saturnus, jupiter juga memiliki cincin yang terdiri dari 3 bagian. Bagian-bagian tersebut adalah cincin halo, cincin utama, dan cincin gossamer. Cincin tersebut dipercaya terbuat dari debu. Cincin utama memiliki penampakan yang relatif lebih terang.

Tiga belas cincin di uranus.


Planet ini memang memiliki cincin yang cukup banyak. Namun, karena sangat tipis, penemunnya tidak sekaligus. Namun  melalui tahapan yang cukup lama. Dimana pertama ditemukan tahun 1977. Selanjutnya pada tahun 1986, pesawat voyager 2 menemukan 6 cincin tambahn hingga total menjadi 11 cincin. Kemudian pada tahun 2005, teleskop antariksa hubble mendeteksi 2 cincin tambahan hingga menjadi 13 cincin.

Tiga cincin utama di Neptunus.


Planet ini memiliki cincin lemah yang bernama Adams, cincin Le Verrier, dan cincin Galle. Cincin di planet ini pertama kali ditemukan pada tahun 1968 oleh tim pimpinan Edward Guinan. Namun masih disimpulkan belum lengkap. Namun, pesawat antariksa voyager 2 kembali mendapatkan citra dan membuktikan tentang cincin planet ini. Yang ternyata, ternyata terbentuk dari partikel es dan diselubungi bahan dasar silikat dan karbon.

Nah, itu dia temen-temen beberapa planet yang memiliki cincin selain planet saturnus. Semoga bermamfaat ya. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga temen-temen. Terimakasih :)
Apakah alam semesta ini ada ujungnya ?

Apakah alam semesta ini ada ujungnya ?


Tentu kita tau dan paham ya, jika alam semesta kita ini sangat-sangat luas. Karena planet Bumi kita ini tidak sendirian di sistem tata surya kita. Ada merkurius, venus, mars, jupitur, saturnus, uranus, dan juga neptunus. Selain itu, kita juga berada di galaksi bernama bima sakti dimana bima sakti diperkirakan terdiri dari 100 miliar hingga 400 miliar bintang seperti matahari, dan sekitar 800 miliar hingga 3.2 triliun planet.

Dengan galaksi seluas dan sekompleks itu, pernahkah kita berpikir atau penasaran. Sebenarnya, seperti apa ujung dari alam semesta kita ini ? Atau memang tidak ada ujungnya ? Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Seperti yang kita katakan diatas, jika galaksi kita bima sakti terdiri dari bermiliar-miliar bintang dan planet. Selain itu, jaraknya pun tidak dekat. Dialam semesta biasanya tidak memakai satuan KM. Karena saking jauhnya jarak antar bintang dan planet di dalam sebuah galaksi. Peneliti biasa memakai satuan tahun cahaya.

Perlu kalian ketahui, dalam 1 jam cahaya saja, jarak yang ditempuh cahaya sama dengan jarak kurang lebih 1 miliar KM. Lalu bagai mana dengan jarak 1 tahun cahaya ? Dimana jarak bintang terdekat selain matahari saja butuh 4 tahun cahaya. Silahkan bayangkan dan bila perlu, hitung sendiri ya. Hehe. 

Gimana ? Sudah sepakat ya jika galaksi kita ini sangat-sangat luas ? Jika belum sepakat, kalian perlu tau jika diameter galaksi kita, yaitu bima sakti mencapai 105.700 tahun cahaya. Tentu menjelajah alam seluas itu sangat mustahil untuk sekarang. Dimana perjalanan terjauh manusia saat ini hanya bulan. Dan pengiriman robot ke planet mars saja.

Namun bukan itu yang paling membuat kita takjub dan terheran-heran. Karena ternyata, dialam semesta kita ada lebih dari 2 triliun lebih galaksi seperti galaksi bima sakti yang super-super raksasa tersebut.

Bahkan, ada ilmuan yang memperkirakan jika alam semesta kita ini adalah satu dari miliaran semesta diluar sana. Sungguh pikiran kita dan bayangan kita tidak mampu membayangkannya. Apalagi untuk menjelajahi dan mengunjunginya.

Nah, dengan alam semesta kita yang sangat-sangat luas tersebut, tentu kita kesulitan untuk mengetahui ujung atau batas dari alam semesta kita ini. Jadi, hingga sampai sekarang, belum ada yang menemukan batas alam semesta kita yang super luas ini.

Pada akhirnya, mungkin kita tidak tau batas alam semesta kita ini. Namun kita tentu akan sadar betapa besar kuasa dari sang pencipta kita ini. Namun secara perlahan kita bisa mempelajari dan mengagumi ciptaan-Nya.

Baik, sampai disini dulu bahasan kami kali ini. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share ya temen-temen. Terimakasih :)
Bagaimana cara mengukur jarak bulan dan benda langit lain ?

Bagaimana cara mengukur jarak bulan dan benda langit lain ?


Temen-temem tentu tau ya tentang keberadaan benda langit. Seperti bulan, matahari, planet lain seperti mars, venus, dan benda-benda langit lain yang biasanya kita lihat dimalam hari. Walaupun saat siang hari sebenarnya mereka tetap ada. Namun, karena kalah dengan cahaya matahari, mereka tak terlihat oleh mata telanjang.

Saat ini, kita sudah mengetahui berbagai jarak benda langit dengan bumi kita. Seperti bulan yang memiliki jarak 384.400 KM. Sementara matahari kira-kira sejauh 144 juta KM. Namun, pernahkah kita berpikir. Sebenarnya, bagaimana cara peneliti mendapatkan jarak bulan, matahari, dan benda langit lain ? Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Perlu kalian ketahui, mengukur jarak benda langit memanglah tidak mudah. Hal tersebut dikarenakan jaraknya yang terlampau sangat-sangat jauh. Oleh karena itu, mengukur dengan penggaris dan meteran tentu hampir mustahil. Maka dari itu, penghitungan jarak biasanya dilakukan dengan metode-metode yang cukup rumit dan mungkin akan memerlukan waktu lama.

Nah, untuk lebih jelasnya, maka akan kami jelaskan dalam beberapa bagian dibawah ini.

Menghitung jarak Bumi dan Bulan.

Pada saat misi apollo, astronot ternyata membawa alat semacam cermin dan diletakkan disana. Nah, selanjutnya dari bumi ditembakkan sinar laser. Dimana nantinya, laser akan memantul ke bumi. Dengan waktu tempuh laser selama 1,4 detik, maka dihitung dengan kecepatan cahaya dan ditemukan jarak bulan dan bumi adalah 386.242 KM. Jarak tersebut bisa berubah-ubah. Hal tersebut terjadi karena bulan mengelilingi bumi dengan orbit yang tidak bulat sempurna.

Namun ada juga metode-metode lain yang digunakan untuk menghitung jarak bulan dibumi. Seperti metode pemanfaatan gerhana bulan dan juga metode paralaks.

Dengan menggunakan bayangan bumi dibulan saat gerhana bulan, peneliti akan menghitung lama bayangan bumi akan menyebarangi bulan. Dengan mengetahui diameter bumi kecepatan revolusi bulan mengelilingi matahari, maka ditemukan jarak bumi dan bulan.

Selanjutnya, ada metode paralaks. Untuk memahaminya, coba letakkan jari kalian di depan wajah kalian. Sekarang, coba lihat dengan mata kanan saja. Selanjutnya, lihat dengan mata kiri saja. Tentu kalian menyadari jika ada perpindahan ya. Nah, itu yang disebut paralaks.

Namun pada bulan sekalanya raksasa. Kita bisa melihat bulan dari belahan bumi berbeda. Dengan jarak minimal 3.200 KM. Nah, selanjutnya dengan perpindahan tersebut akan di dapatkan segitiga. Sehingga bisa dihitung dengan rumus trigonometri.

Menghitung jarak Marahari dan Bumi.


Untuk menghitung jarak matahari kebumi, bisa memanfaatkan bulan. Ya, saat bulan separuh dan bumi berada satu garis lurus, maka kita tentu bulan, bumi dan matahari akan membentuk segitiga. Nah, saat itulah kita bisa menggunakan rumus trigonometri kembali.

Menghitung jarak benda-benda langit.


Untuk menghitung jarak benda langit lain seperti bintang, metode paralaks juga digunakan disini seperti saat menghitung bulan. Namun perpindahannya menggunakan revolusi bumi. Sehingga, perhitungannya biasanya dilakukan di bulan yang berbeda. Seperti bulan januari dan juni.

Namun sebenarnya tida seaederhana itu ya temen-temen. Karena butuh perhitungan super cermat dan membutuh kan waktu yang lama. Namun disini kita hanya memberikan gambaran secara awam saja.

Baik, semoga bisa memberikan gambaran dan bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga ya temen-temen. Terimakasih :)
Bagaimana keadaan di luar angkasa ?

Bagaimana keadaan di luar angkasa ?


Apakah kalian tau luar angkasa ? Ya, suatu ruang diatas sana. Dimana tidak ada udara dan keadaannya hampa tidak ada apa-apa. Selain itu, disana juga tidak ada gravitasi dan kita akan melayang jika ada diatas sana. Namun gambaran itu hanya kita dapatkan dari gambaran film, foto, siaran TV, dan sumber media lain.

Namun, pernahkah kalian pergi ke luar angkasa ? Saya yakin kalian belum pernah merasakannya ya. Nah, pernahkah kalian berpikir atau penasaran tentang keadaan di luar angkasa sana ? Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Nah, agar lebih jelas maka akan kami jelaskan keadaan luar angkasa dalam beberapa bagian dibawah ini.

Luar angkasa hampa udara.

Seperti yang kita ketahui, diluar angkasa sana tidak ada udara seperti yang ada di bumi kita ini. Jadi, tentu saja kita tida bisa bernafas disana. Astronot memakai pakaian yang tertutup agar dia tetap bisa bernafas saat berada di luar angkasa sana. Sudah tau kan baju khsususnya ?

Luar angkasa sangat dingin dan juga sangat panas.

Perlu kalian ketahui, jika kita berada di banyangan planet atau bagian yang tidak terkena sinar matahari, maka suhu nya bisa mencapai -270 derajat celcius. Sungguh dingin bukan ? Sementara pada bagian yang terkena sinar matahari, maka suhunya melonjak tinggi hingga 270 derajat celcius. Bisa kalian bayangkan ya apa yang terjadi jika astronot tidak memakai baju khusus.

Luar angakasa sangat sunyi dan tanpa suara.

Perlu kalian ketahui, suara sampai pada telinga kita dengan menggetarkan udara dan media di sekitarnya. Sementara kita tau di luar angkasa sana kondisinya adalah hampa udara. Maksudnya, tidak ada udara. Jadi, suara tidak akan bisa merambat dan sampai pada telinga kita ya.

Luar angkasa tidak memiliki gravitasi.

Ya, seperti yang kita lihat di film-film, luar angkasa memang tidak memiliki gravitasi. Sehingga, kita dan juga benda-benda di luar angkasa sana akan melayang. Namun jika kita mendarat di bulan, atau planet-planet lain, maka mereka juga memiliki gravitasi seperti saat di bumi. Namun tentu  kekuatan gaya gravitasinya tidak sama. Bisa lebih kuat, bisa lebih kecil. Tergantung objek yang disinggahi.

Nah, itu dia temen-temen beberapa keadaan yang mungkin belum kalian ketahui. Semoga bermanfaat ya. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga temen-temen. Terimakasih :)
Apakah alien itu ada ?

Apakah alien itu ada ?


Tentu kalian sudah tidak asing lagi ya dengan kata "alien". Ya, banyak film dan cerita yang mengadopsi mahluk luar angkasa tersebut. Dimana mahluk tersebut digambarkan berbeda-beda di setiap filmnya. Ada yang baik dan cerdas seperti film bollywood koi...mil gaya, ada pula yang menggambarkan nya drngan watak jahat dan ingin menghancurkan bumi seperti film alien vs predator.

Namun terlepas dari itu semua, pernahkah kita penasaran atau berpikir. Sebenarnya, alien itu ada atau hanya cerita fiktif saja ya ? Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Perlu kalian ketahui, kata alien sebenarnya merujuk pada mahluk asing yang tidak berasal dari bumi kita. Ya, melainkan berasal dari luar angkasa sana. Walaupun, banyak film yang sudah mengilustrasikan bentuk dan penampakannya. Namun, penggambaran tersebut biasanya memiliki perbedaan satu sama lain.

Hal tersebut membuktikan jika alien di film-film dan gambar-gambar yang pernah kita lihat hanyalah hasil pemikiran dan rekayasa manusia saja. Karena pada kenyataannya, si alien sampai sekarang belum dibuktikan secara nyata seperti yang ada di film dan gambar yang pernah kita lihat.

Walau sampai sekarang belum ada bukti tentang alien dan kehidupan lain selain bumi, namun banyak juga yang mempercayai adanya mahluk asing di planet luar angkasa sana. Namun karena manusia masih keterbatasan alat dan teknologi untuk meneliti setiap planet secara lebih dekat, maka sampai sekarang pun belum pernah ditemukan tanda-tanda kehidupan di luar angkasa sana.

Jadi kesimpulannya adalah, sampai sekarang belum ditemukan bentuk kehidupan lain selain dibumi apalagi si alien tersebut. Jadi, alien itu tidak nya ya temen-temen. Ya walaupun masih banyak orang yang mempercayainya.

Namun, jika kehidupan luar angkasa termasuk si alien ini beneran ada, maka kita tentu tinggal menunggu waktu dan teknologi kita mampu untuk menentukan mereka. Jadi, kita tunggu saja waktu yang akan membuktikan semuanya ya temen-temen.

Baik, sampai disini dulu bahasan kami kali ini. Semoga bahasan kali bisa bermanfaat. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga ya. Terimakasih sudah mebaca :)
Apakah ada kehidupan lain selain Bumi di alam semesta ?

Apakah ada kehidupan lain selain Bumi di alam semesta ?


Seperti yang kita ketahui, kita hidup diatas planet biru bernama Bumi ya temen-temen. Namun kita juga tau ya jika planet bumi kita ini tidak sendirian dalam sistem tata surya. Karena ada 7 planet lain yang mengelilingi matahari. Seperti merkurius, venus, mars, jupiter, satur, uranus, dan neptunus.

Selain itu, planet tidak hanya itu. Karena alam semesta kita ini sungguh luas dan banyak planet yang tak terhitung berapa triliun planet yang ada di luar angkasa sana. Namun pernahkah kita berpikir jika alam semesta kita ini terlalu luas jika hanya ditinggali oleh mahluk hidup di bumi ? Lalu, apakah ada bentuk kehidupan diluar angkasa sana dan planet lain ? Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Sedikit informasi kembali, bahwa bumi kita ini berada di galaksi bima sakti.  dimana di galaksi kita diperkirakan ada 800 miliar sampai 4 triliun planet yang ada di galaksi kita. Sementara itu, di alam semesta kita ini diperkirakan kurang lebih ada 2 triliun galaksi. Dengan jumlah seprrti itu, tentu membuat pusing ya.

Dengan luas sebegitu luasnya alam semesta, tentu membuat manusia akan kesulitan untuk menjelajahi keseluruhan alam semesta kita ini. Sementara ini, perjalanan terjauh kita hanya sampai pada bulan saja. Dan mungkin dalam waktu dekat, manusia akan menginjakkan kaki di planet terdekat dengan bumi. Yaitu mars.

Selain itu, jarak yang terlampau jauh tentu membuat manusia kesulitan. Pencarian informasi saat ini hanya mampu melalui teropong satelit dan citra saja. Dengan jumlah planet yang super banyak, dan keterbatasan pesawat luar angkasa untuk mengunjungi tiap planet yang hanya mampu pada mars saja, maka sampai saat ini belum ada penemuan bentuk kehidupan lain selain bumi kita.

Namun sebenarnya, ada beberapa planet yang sudah ditemukan dan ternyata memiliki kemiripan dengan bumi kita ini. Seperti proxima centauri b. Planet tersebut memiliki jarak 4 tahun cahaya dari bumi. Proxima centauri dipercaya memiliki air, sinar yang mirip dengan Matahari, atmosfer, dan kestabilan suhu atau iklim. Namun karena jarak yang terlampau jauh, maka belum ada manusia atau robot yang sampai ke planet ini untuk melihat apakah ada kehidupan atau tidak 

Selanjutnya ada planet Gliese 832 c yang berjarak 16 tahun cahaya dari bumi. Planet ini dipercaya memiliki jenis atmosfer yang sama dengan Bumi. Sehingga dicurigai ada kehidupan lain di planet ini. Walau belum bisa membuktikan secara langsung.

Selain itu ada planet Kepler-62e, Kepler 442b, dan planet Wolf 1061c yang dipercaya memiliki kemiripan dengan bumi dan diperkirakan memiliki kehidupan  seperti bumi. Namun karena jarak yang terlampau jauh, maka belum ada penelitian secara lebih dekat.

Jadi kesimpulannya, sampai saat ini belum ditemukan bentuk kehidupan lain di luar angkasa sana. Namun dimasa depan, jika memang benar ada kehidupan lain diluar angkasa sana, bukan tidak mungkin kita akan bertemu dengan mereka. Ya, tinggal waktu saja yang akan membuktikan ya temen-temen.

Baik, sampai disini dulu bahasan kami kali ini. Jangan lupa baca bahasan kami yang lain ya. Share juga temen-temen. Terimakasih sudah membaca :)
Apakah Mars bisa kita huni ?

Apakah Mars bisa kita huni ?


Kita tau ya temen-temen jika bumi kita ini tidak sendirian. Karena dalam tata surya kita saja, ada 7 planet lain selain bumi kita. Seperti merkurius, venus, mars, saturnus, uranus, neptunus, dan yang terbesar adalah jupiter. Planet-planet tersebut memiliki keadaan dan ciri khas khususnya masing-masing.

Saatini, mars merupakan plamet yang menjadi sorotan saat ini. Banyak peneliti yang melakukan penelitian tentangnya. Hal tersebut terjadi karena bumi kita suatu saat nanti di percaya akan mengalami kehancuran. Oleh karena itu, Mars menjadi kandidat kuat untuk menggantikam Bumi kita. Lalu sebenarnya, apakah Mars bisa kita huni ? Yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Perlu kalian ketahui, planet mars merupakan planet terdekat dengan bumi kita. Hal tersebut juga yang membuatnya menjadi kandidat kuat sebagai calon pengganti bumi. Namun kata "paling dekat dengan bumi" yang disandang planet mars ini bukan berarti planet ini dekat dengan bumi ya.

Karena menurut laporan Nola Taylor Redd yang berjudul "How Long Does It Take to Get Mars?" menyebutkan jika secara perhitungan teoritik, jarak bumi dan mars berneka ragam. Hal tersebut terjadi karena bumi dan mars bergerak mengelilingi matahari. Dimana lintasan keduanya tidak membentuk jarak simetris.

Jarak paling jauh antara keduanya adalah 401 juta KM.  sementara terdekat adalah 54,6 juta KM. Rata-rata nya adalah 225 juta KM. Namun jarak yang pernah diketahui adalah pada tahun 2003, yakni 56 juta km.

Nah, jarak itulah yang menjadi tantangan besar bagi manusia yang ingin kesana. Karena membutuhkan biaya besar dan juga waktu yang lama dalam perjalanan. Namun, beberapa robot sebenarnya sudah dikirimkan kesana untuk mencari jejak kehidupan dan suasana disana.

Nah, sampai sekarang, belum ada penemuan tentang jejak kehidupan disana. Selain itu, suhu disana tidak terlalu bersahabat bagi manusia. Kandungan oksigen disana juga ternyata tidak sebanyak dibumi. Sehingga, manusia tentu butuh alat khusus nantinya. Selain itu, air masih sulit didapat kan disana untuk mendukung kehidupan.

Namun terlepas dari itu semua, planet mars ini masih memiliki kandungan air. Selain itu, planet ini juga memiliki kutub es seperti dibumi. Atmosfer dan keadaan suhunya pun sebenarnya mirip dengan bumi. Tepat nya seperti kondisi pada gurun di bumi. Yaitu, panas ekstream disiang hari, dan suhu dingin ekstream pada saat malam hari. Kelembapan udaranya pun mendekati kelembapan udara di gurun bumi.

Nah, kesimpulannya adalah untuk saat ini memang kondisi mars belum bersahabat dengan kita. Karens belum bisa mendukung kehidupan kita. Seperti air yang masih sulit, dan kandungan oksigen yang kecil. Sehingga tidak memungkinkan kita untuk kita huni dan kita tinggali.

Namum suatu saat nanti, dengan kemajuan teknologi yang mungkin sudah canggih dan penemuan-penemuan baru nantinya, tidak menutup kemungkinan akan membuat Mars menjadi rumah baru kita. Hal tersebut didukung dengan banyaknya kemiripin yang ada di mars dengan bumi kita.

Baik, sampai disini dulu bahasan kami kali ini. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain ya. Share juga temen-temen. Terimakasih :)
Objek tercepat di alam semesta.

Objek tercepat di alam semesta.


Kita tentu tau ya temen-temen jika banyak perusahaan mobil dan motor berlomba-lomba untuk menciptakan mobil dan motor paling cepat yang pernah ada. Begitu juga dengan balapan. Dimana tim biasanya diharuskan meracik sepeda motor atau mobil agar bisa tampil sebagai yang tercepat di lintasan.

Namun berkaitan dengan kecepatan, pernahkah kita berpikir atau penasaran. Sebenarnya, apa yang memilki kecepatan paling cepat dibumi  dan bahkan di alam semesta kita ini ? Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simaka bahasan info-MNarik kali ini.

Jika kita penasaran dengan objek paling cepat di bumi dan alam semesta kita ini, tentu kaliam tidak akam asing dengannya. Karena, objek tersebut setiap hari akrab dan bersama dengan kita setiap hari. Mulai dari saat kita bangun tidur, hingga saat kita akan tidur kembali.

Ya, objek tercepat di bumi dan alam semesta kita ini bukan motor, bukam mobil, bukan pesawat, bukan roket, bukam kereta magnetik, apalagi siput. Hehe. Objek tercepat di bumi dan alam semesta kita ini adalah "CAHAYA". Ya, saat ini belum ada yang mampu mengalahkan kecepatan cahaya.

Saking cepatnya, mungkin kita tidak akan menyadari jika cahaya memiliki cepat rambat. Karena cahaya, mampu bergerak hingga kira-kira 299.792.458 meter per detik (kira-kira3,00×108 m/s). Ya, selama 1 detik saja, cahaya mampu bergerak hingga hampir 300 juta meter.

Jika kita kalkulasikan perjam, maka cahaya bisa menempuh jarak hampir 1 milyar Kilometer (KM). Coba sebutkan, objek atau benda apa yang mampu mendapatkan kecepat seperti itu ? Motor kalian saja mungkin hanya bisa mendapatkam kecepatan dibawah 150 KM/jam. Hehe 

Sedikit informasi, cahaya matahari bisa sampai ke bumi dengan waktu kira-kira 8 menit 17 detik. Hal tersebut terjadi karena jarak bumi dan matahari kira-kira 149 juta KM. Nah, dengan kecepatan seperti itu, cahaya biasanya digunakan untuk menentukan jarak benda langit dengan bumi kita.

Nah, sudah tau ya apa objek tercepat di bumi dan alam semesta kita ini ? Ya, objek kita berada di dekat kita sepanjang waktu. Ya, dia cahaya yang menerangi kita sepanjang waktu. Baik saat malam dan siang hari.

Baik, terimakasih sudah membaca bahasan kami kali ini. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga ya temen-temen. Terimakasih sudah membaca :)
Seberapa cepat cahaya itu ?

Seberapa cepat cahaya itu ?


Tentu kita tau ya temen-temen jika tanpa cahaya, maka kehidupan kita akan gelap. Ya, siang memang akan tetap terang walau tanpa lampu. Tapi, cahaya tidak hanya dari lampu. Karna saat siang hari, sinar atau cahaya datang dari bintang kita. Yaitu Matahari yang terua menerus memancarkan sinarnya.

Namun berbicara soal cahaya, pernahkah kalian tau jika cahaya juga memiliki cepat rambat seperti suara ? Ya, mungkin kita tidak akan menyadari karena dalam kehidupan sehari-hari kita melihat cahaya lampu seakan langsung menyinari tempat dirumah kita secara seketika. Hal tersebut terjadi karena cepat rambat cahaya sangat-sangat cepat. Lalu seberapa cepat rambat cahaya itu ? Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Perlu kalian ketahui, saking cepatnya cahaya, cahaya digunakan oleh param ilmuan dan peneliti astronomi untuk mengukur jarak suatu benda langit dengan kecepatan cahaya ini. Hingga kecepatan cahaya ini juga menjadi satuan. seperti jarak bintan terdekat dengan bumi selain matahari. Yaitu mencapai 4 juta tahun cahaya.

Jika kita berbicara matahari, tahukah kalian berapa jarak kita dengan matahari ? Maksudnya. Jarak bumi dengan matahari ? Matahari yang begitu panas ternyata memiliki jarak yang sangat jauh. Yaitu mencapai 149 juta Kilometer (KM). Dengan jauh seperti itu, cahaya matahari membutuhkan waktu kira-kira 8 menit 20 detik.

Nah gimana ? Sudah terbayang bagaimana kecepatan atau cepat rambat cahaya ? Ya, dalam 1 detik, Cahaya mampu merambat sejauh 299.792.458 meter loh. Sungguh cepat bukan ? Nah, selama 1 jam. Cahaya juga mampu merambat hingga mencapai kira-kira 1 Milyar Kilometer (KM). Sungguh kecepatan yang hampir mustahil kita dapatkan dari kendaraan zaman sekarang ya.

Nah gimana ? Sudah percaya belum jika kecepatan paling tinggi adalah cahaya ? Ya, cahaya merupakan objek tercepat di luar angkasa dan bumi kita. Selain itu, cahaya juga memiliki banyak sekali manfaat bagi kehidupan kita. Paling dasar adalah menerangi bumi dan kehidupan kita.

Baik, sampai disini dulu bahasan kami kali ini. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga ya. Terimakasih :)
Mengenal apa itu satuan tahun cahaya.

Mengenal apa itu satuan tahun cahaya.



Seperti yang kita ketahui, alam semesta kita ini sangat-sangat luas. Bahkan saking luasnya, ilmuan sampai saat ini belum tau apa dan sejauh apa ujung dari alam semesta kita ini. Jangankan slam semesta. Bumi kita ini pun masih banyak misteri yang belum dipecahkan hingga saat ini.

Namun bila kita membahas soal alam semesta kita atau luar angkasa tentu kita tak akan asing dengan kata "Tahun Cahaya". Kita akan terbiasa mendengarnya saat menyebutkan jarak suatu benda dilangit yang terlampau jauh. Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Perlu kita ingat kembali, luas alama semesta atau luar angkasa kita begitu luas. Tidak hanya itu, jarak tiap benda langit juga sangat jauh hingga menggunakan satuan Kilo Meter (KM) sangatlah tidak efisien. Sebagai contoh adalah jarak bumi dan matahari yang mencapai 149 Juta KM.

Oleh karena itu, para ilmu tentu membutuhkan satuan yang membuat angka-angka tersebut jauh lebih sederhana. Dan untuk mewujudkannya, maka dipilihlah satuan "Tahun Cahaya" yang membuat kita akrab dengannya saat kita mendengarkan pembahasan mengenai benda-benda langit.

Untuk kalian ketahui, dialam semesta kita ini objek yang diketahui memiliki gerak paling cepat adalah CAHAYA. Cepat rambat atau cepat geraknya bisa mencapai kurang lebih 1 Milyar Kilometer (KM) per jamnya. Bagaimana ? Sungguh tidak kebayangkan bagaimana cepatnya ?

Nah, dengan menggunakan satuan tahun cahaya, kita bisa mengira-ngira letak bintang terdekat dengan bumi kita selain matahari. Yaitu Alpha Centauri yang memiliki jarak sekitar 4 Tahun Cahaya. Ya, cahaya yang cepatnya 1 milyar KM per Jam tersebut butuh 4 tahun untuk mencapai alpha centauri. Tentu angkanya akan sulit dibaca bila kita menggunakan satuan KM ya.

Nah gimana ? Sudah tau ya apa yang dimaksud dengan satuan Tahun Cahaya ?  ya, dengan kecepatan cahaya yang sangat gila kita dapat menggunakannya untuk menentukan jarak benda langit yang sangat gila. Sangat jauh dan mungkin kita masih akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengunjungi benda-benda langit diatas sana.

Baik, semoga bahasan kami kali ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga ya temen-temen. Terimakasih :)
Mengapa satuan jarak luar angkasa itu tahun cahaya ?

Mengapa satuan jarak luar angkasa itu tahun cahaya ?


Seperti yang kita ketahui, jarak memiliki beberapa satuan untuk menentukan seberapa jauh dan dekat jarak itu sendiri. Satuan yang digunakan pada kehidupan sehari-hari biasanya berupa meter, kilometer, centimeter, milimeter, nanometer, dan satuan-satuan baku ataupun tidak baku lainnya.

Namum bila kita berbicara soal luar angkasa, satuan-satuan tersebut hampir tidak pernah dipakai. Karena biasanya, yang dipakai adalah satuan tahun cahaya. Seperti contohnya adalah jarak pada bintang terdekat selain matahari. Yaitu alpha centauri uang memiliki jarak 4 tahun cahaya.

Nah, berkaitan dengan hal tersebut, pernahkah kita berpikir atau penasaran. Sebenarnya, mengapa satuan jarak yang digunakan pada luar angkasa adalah tahun cahaya ? Mengapa bukan satuan yang kita gunakan sehari-hari ? Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Perlu kita ketahui dan kita sadari, jika alam semesta kita ini sangat luas. Bahkan, pikiran kita dan ilmu pengetahuanpun belum mampu menjelajahi luasnya alam semesta ini. Apalagi ujung dari alam semesta kita ini.

Selain itu, jarak antar benda langit itu sangat-sangat jauh. Jika kita ucapkan dalam satuan Kilometer, centi, atau bahkan milimeter, tentu angkanya sangat banyak dan mungkin hampir mustahil kita baca. Sebagai contoh adalah jarak matahari dan bumi adalah 149 juta kilo meter.

Perlu kalian ketahui, objek yang memiliki kecepatan paling cepat di alam semesta ini adalah cahaya. Bayangkan saja. Cahaya dapat bergerak hingga kurang lebih 1 milyar kilo meter dalam 1 jam. Ya, sungguh cepat bukan ? Nah, karena kecepatannya yang sangat dahsyat, maka cahaya dapat membuat angka jarak benda langit menjadi sederhana.

Sekarang, kalian bisa membayangkan sendiri seberapa jauh jarak bumi kita dengan bintang terdekat selain matahari kita ? Ya, alpha centauri. Dengan jarak 4 tahun cahaya, dan 1 jam cahaya adalah 1 milyar KM, maka berapa KM kah jarak kita dengan alpha centauri ? Ya, angkanya sugguh luar biasa banyak bukan ?

Nah, dengan penggunaaan tahun cahaya, tentu akan menjadi sangat sederhana ya.  yaitu hanya menggunakan angks 4 saja. Namun, tentunya jarak kita dengan alpha centauri tetap-tetap sangat jauh dan untuk sekarang, sangat sulit untuk mengunjunginya dalam waktu dekat.

Baik, sampai disini dulu ya bahasan kami kali ini. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga temen-temen. Terimakasih :)
Darimana dan bagaimana kotoran telinga atau kuping terbentuk ?

Darimana dan bagaimana kotoran telinga atau kuping terbentuk ?


Telinga merupakan salah satu dari lima indra yang kita punya ya temen-temen. Jadi, telinga memiliki peran yang cukup penting dalam kehidupan kita. Terutama saat kita berkomunikasi. Tanpa telinga tentu kita akan kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang-orang disekitar kita.

Namun berbicara soal telinga, tentu kita pernah mengoreknya ya. Dimana disana, ada kotoran yang mungkin sering kita bersihkan. Atau jarang ? Hehe. Nah, pernahkah kalian berpikir atau penasaran tentang asal-asul kotoram telinga tersebut ? Sebenarnya, darimana dan bagaimana ia terbentuk ? Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Seperti yang sering kita rasakan, kotoran telinga memang membuat banyak orang risih atau terganggu akan keberadaannya. Namun sebenarnya, kotoran telinga memiliki peran yang cukup penting bagi organ pendengaran kita ini.

Karena, kotoran telinga tersebut sebenarnya adalah sebuah lendir yang dihasilkan oleh daerah di sepertiga bagian terluar lubang telinga. Dimana fungsinya adalah untuk melindungi telinga dari berbagai bakteri yang mungkin akan masuk kedalam telinga.

Perlu kalian ketahui, kotoran tekinga tersebut adalah cairan yang juga sering disebut sebagai cerumen. Cairan ini memang memiliki penampilan kurang bagus dipandang dan juga bau yang tidak sedap. Sehingga, cairan ini lebih akrab disebut sebagai kotoran telinga.

Seperti yang kita alami, cairan tersebut akan terus di produksi dan terdorong keluar. Oleh karenanya, kita harus membersihkannya bila diperlukan. Karena bila berlebih, tentu akan mengganggu pendengaran kita juga. Karena, cairan tersebut bisa saja menutupi lubang telinga kita.

Namun tentu saja, kalian harus hati-hati dalam membersihkannya. Jangan sampai malah mendorongnya kedalam. Selain itu, gunakan bahan lembut seperti cotton-bud. Hal tersebut agar tidak membuat telinga kita infeksi dan luka.

Nah gimana ? Sudah jelas ya asal-usul kotoran telinga tersebut ? Yang ternyata adalah cairan yang dihasilkan oleh telinga kita untuk perlindungan dan anti bakteri. Jadi, kotoran tersebut hukan berasal dari luar ya.

Baik, sampai disini dulu bahasan kami kali ini. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga. Ramaikan kolom komentar hehe. Terimakasih :)
Dari mana dan bagaimana upil terbentuk ?

Dari mana dan bagaimana upil terbentuk ?


Kami sangat yakin jika sebagian besar dari kalian menyukai kegiatan ngupil. Ya, kegiatan ini rasanys seperti membuat kita sangat lega. Karena kita bisa membersihkan kotoran yang ada didalam rongga hidung kita. Ya, walaupun kegiatan ini cukup bikin malu ya kalau diliat orang. Jadi, lakukan saat sendirian saja. Hehe

Walau begitu, adanya upil sebenarnya menandakan jika sistem pernafasan kita berfungsi dengan baik dan sebagaimana mestinya. Lalu seperti apa dan bagaimana upil bisa terbentuk ? Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Perlu kalian ketahui dan kita sadari, hidung kita sebenarnya terus-menerus menghasilkan lendir. Hingga dalam satu hari, tanpa kita sadari hidung kita bisa menghasilkan lendir kurang lebih sebanyak 1 liter. Hal tersebut bertujuan untuk melindungi saluran pernafasan kita.

Karena, udara yang kita hirup sehari-hari tentu belum terjamin kebersihannya. Sehingga, adanya lendir tentu bertujuan untuk melindungi saluran pernafasan dari kuman, kotoran, debu, dan benda asing lain yang mungkin saja ikut pada udara yang kita hirup sehari-hari.

Benda asing tersebut biasanya akan menempel pada bulu-buku hidung dan lendir hidung kita. Lama kelamaan, lendir dan benda asing tersebut akan mengeras dan menjadi upil didalam hidung kita. Lendir ternyata juga membuat udara yang kita hirup menjadi lebih hangat.

Nah, terbentuknya upil tersebut bisa kita buktikan saat kita sedang pilek. Dimana saar itu upil tentu akan semakin banyak. Hal tersebut terjadi karena hidung kita memproduksi lebih banyak lendir karena saat itu saluran pernafasan kita sedang terserang virus.

Namun perlu kalian sadari, ngupil bisa membawa kuman lain dari jari kita loh. Jadi usahakan, cuci tangan terlebih dahulu bila ingin mengupil agar kuman ditangan kita tidak masuk kedalam saluran pernafasan kita ya temen-temen.

Nah gimana ? Sudah jelas ya dari mana dan bagaiman upil didalam hidung kita ini bisa terbentuk ? Baik, semoga bahasan kami kali ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga ya. Terinakasih :)
Tomat itu buat atau sayur ?

Tomat itu buat atau sayur ?


Tomat merupakan salah satu bahan masakan yang sangat akrab bagi kita. Karena tomat banyak digunakan di berbagai jenis masakan diindonesia, bahkan masakan dunia loh. Sehingga, tidak heran jika tomat disebut sebagai sayuran. Selain itu, di supermarket tomat juga ada di rak sayuran.

Namun jangan heran dan mungkin sudah lumrah ya jika ada yang menjadikan tomat sebagai jus. Selain itu, ada juga sebagian orang yang menyebut nya buah. Lalu yang benar apa dong ? Sayur atau buah ? Nah, bagi kalian yang penasaran, yuk simak bahasan info-MNarik kali ini.

Tentu kita merasa jika tomat sangat dekat dengan cabe. Namun sebenarnya, tomat berkerabat dekat dengan terong dan kentang. Tomat sebenarnya tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru. Tanaman yang memiliki nama latin Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum ini memiliki siklus hidup yang singkat. Batangnya hanya mampu tumbuh 1 sampai 3 meter saja.

Bila kita bahas secara ilmiah, sebenarnya buah terbentuk melalui proses bunga yang akhirnya akan menjadi buah dan memiliki biji didalamnya. Sementara, sayur biasanya lebih identik disebutkan untuk bagian tanaman lain selain buah. Seperti daun kelor, daun bayan, batang bambu muda arau rebung, bunga kol, dan sayur-sayur lainnya.

Jadi, bila kita lihat dari ciri-ciri ilmiahnya, sebenarnya tomat adalah BUAH ya. Namun, karena tomat sering di buta menjadi bahan masakan, sementara buah biasanya identik dengan rasa manis, maka tentu banyak orang yang menganggap tomat itu buah. Hal tersebut di per parah dengan pengelompokan tomat di supermarket yang ada di rak sayuran.

Namun sebenarnya, ada alasan lain yang cukup besar yang membuatnya dianggap sayur. Yaitu saat akhir abad 18, presiden amerika harus menetapkan tomat itu sayur atau buah. Hal tersebut terkait ekspor sayuran disana. Dan sejak saat itu, tomat ditetapkan sebagai sayuran. Alasannya sama. Karena lebih akrab dengan campuran bumbu dapur dan masakan.

Jadi bisa kita simpulkan jika tomat faktanya adalah buah ya. Namun secara pengakuan diamerika sana, tomat sebenarnya dianggap sebagai sayuran. Apapun statusnya, hal tersebut tak akan mempengaruhi eksistensinya sebagai bahan banyak masakan. Ya, walaupun ada yang membuatnya menjadi jus.

Nah, gimana ? Sudah jelas ya temen-temen. Semoga bahasan kami kali ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa baca bahasan menarik kami yang lain. Share juga ya. Terimakasih :)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *